BANDARKHALIFAHNEWS | Deru mesin ratusan motor trail memecah pagi di halaman Mapolres Aceh Timur, Sabtu (27/06/2026). Sebanyak 522 rider dari berbagai kabupaten di Aceh dan Sumatera Utara mengikuti Trail Adventure Kapolres Aceh Timur (TAKAT) III dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Namun, kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan adrenalin di lintasan sepanjang 41 kilometer. Di balik tantangan alam yang dilalui para peserta, terselip pesan tentang persaudaraan, keselamatan, dan kepedulian sosial.
Trail adventure yang mengambil rute dari Mapolres Aceh Timur hingga Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur itu melewati tiga titik pemeriksaan (check point). Selain menjadi ajang silaturahmi komunitas trail, kegiatan juga dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat serta pengundian berbagai hadiah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin, Wakapolres Aceh Timur Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M. para pejabat utama Polres Aceh Timur, serta para kapolsek jajaran.
Kapolres Aceh Timur mengatakan, TAKAT III dirancang sebagai ruang yang mempertemukan Polri dan masyarakat dalam suasana yang hangat dan setara.
"Melalui Trail Adventure ini, kami ingin menghadirkan kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Di atas lintasan yang penuh tantangan, kita belajar tentang kerja sama, kedisiplinan, keberanian, dan saling menghormati. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis," ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak mengabaikan aspek keselamatan selama mengikuti kegiatan.
"Menjadi juara tentu membanggakan, tetapi kembali ke garis finis dengan selamat adalah kemenangan yang sesungguhnya. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta menikmati lintasan dengan penuh semangat, namun tetap mematuhi aturan dan arahan panitia," ujar AKBP Irwan.
Kapolres menambahkan, melalui TAKAT III, Polres Aceh Timur tidak hanya menghadirkan ajang olahraga otomotif, tetapi juga membangun ruang kebersamaan yang menyatukan komunitas, pemerintah, dan masyarakat. “Semangat kompetisi di lintasan pun berpadu dengan nilai pengabdian yang menjadi ruh peringatan Hari Bhayangkara ke-80: hadir, mengayomi, dan tumbuh bersama masyarakat.” Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.
Semetara itu Wakil Bupati Aceh Timur menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan TAKAT III yang dinilai tidak hanya memperkuat sinergi, tetapi juga memberikan manfaat bagi daerah.
"Kehadiran peserta dari berbagai daerah di Aceh dan Sumatera Utara menunjukkan bahwa sebuah kegiatan olahraga mampu menghadirkan dampak sosial sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Ini menjadi nilai tambah yang patut kita syukuri," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keselamatan, dan tetap peduli terhadap kelestarian lingkungan sepanjang lintasan.
Usai pelepasan peserta, Kapolres bersama jajaran juga menyerahkan bantuan sosial kepada 55 warga dari lima gampong di Kecamatan Ranto Peureulak, Peureulak Barat, dan Idi Tunong. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang menegaskan kehadiran Polri tidak hanya melalui pengamanan, tetapi juga aksi nyata yang menyentuh masyarakat.
Suasana semakin semarak saat pengundian hadiah di garis finis. Hadiah utama berupa satu tiket umrah diraih Tim Sahabat Sejalur dari Medan, Sumatera Utara, sedangkan sepeda motor Honda CRF dimenangkan Tim DT MX dari Binjai, Sumatera Utara. Sementara penghargaan bagi tim dengan peserta terbanyak berupa seekor kambing diberikan kepada Tim IM Trax Indra Makmu yang mengerahkan 85 rider.


0 Comments