Dua Santri Asal Aceh Utara Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Air Terjun Tujuh Bidadari

BANDARKHALIFAHNEWS | ACEH UTARA – Dua remaja asal Gampong Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan hilang setelah berpamitan pergi ke Air Terjun Tujuh Bidadari di Kecamatan Geureudong Pase pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Kedua remaja tersebut adalah Muhammad Ilham (17) dan Muhammad Dzuhdi (19). Hingga Rabu, 24 Juni 2026, keduanya belum kembali ke rumah dan masih dalam pencarian oleh keluarga bersama tim terkait.

Menurut keterangan Faisal (33), kerabat Muhammad Ilham, korban berpamitan kepada ibunya sekitar pukul 08.00 WIB dengan alasan berwisata ke Air Terjun Tujuh Bidadari dan berjanji akan segera pulang pada hari yang sama.

"Korban mengatakan tidak lama di sana dan langsung pulang. Namun pada hari Minggu saat dihubungi, nomor handphone mereka sudah tidak aktif. Awalnya kami mengira tidak ada jaringan di lokasi," ujar Faisal.

Kekhawatiran keluarga semakin meningkat ketika hingga Senin (22/6/2026), Muhammad Ilham tidak kunjung pulang. Berbagai upaya menghubungi korban tidak membuahkan hasil sehingga keluarga memutuskan melakukan pencarian langsung ke lokasi air terjun.

Setibanya di lokasi, keluarga hanya menemukan satu unit sepeda motor yang digunakan kedua remaja tersebut untuk berangkat.

"Awalnya korban menyebutkan akan pergi berlima. Namun setelah kami menghubungi tiga rekannya, ternyata mereka tidak jadi berangkat. Jadi yang pergi hanya Ilham dan Dzuhdi," jelas Faisal.

Muhammad Ilham diketahui merupakan santri di Dayah Babu Huda Matang Kuli, sementara Muhammad Dzuhdi menimba ilmu di Dayah Sarijud Muthalibin, Gampong Tutong, Lhoksukon.

Saat ini, tim BPBD Aceh Utara bersama keluarga masih melakukan pencarian di kawasan Air Terjun Tujuh Bidadari. Sementara laporan orang hilang juga telah disampaikan kepada pihak kepolisian.

Adapun ciri-ciri Muhammad Ilham yakni berkulit sawo matang, tinggi sekitar 160 sentimeter, berat badan 50 kilogram, dan saat terakhir terlihat mengenakan baju berwarna hitam.

Sedangkan Muhammad Dzuhdi memiliki ciri-ciri berkulit sawo matang, tinggi sekitar 155 sentimeter dengan berat badan sekitar 50 kilogram.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan kedua remaja tersebut diharapkan segera menghubungi pihak keluarga, aparat desa setempat, atau kantor kepolisian terdekat guna membantu proses pencarian.

Semoga kedua santri tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Post a Comment

0 Comments

Terkini

Close Menu