Peringati Hari Stroke Sedunia, RSUD dr. Zubir Mahmud Edukasi Pasien Kenali Gejala Stroke Sejak Dini

 

BANDARKHALIFAHNEWS | ACEH TIMUR — Dalam rangka memperingati World Stroke Day atau Hari Stroke Sedunia, RSUD dr. Zubir Mahmud menggelar edukasi kesehatan bagi pasien dan keluarga pasien di ruang tunggu Poliklinik Gedung B, Selasa (27 Oktober 2026).

Kegiatan ini melibatkan dokter spesialis saraf, manajemen rumah sakit, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), serta petugas poliklinik. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengenali gejala stroke sejak dini, memperoleh penanganan medis secara cepat, serta menerapkan pola hidup sehat untuk menekan risiko stroke.

Dalam kegiatan tersebut, dr. Ainul Riza, Sp.N., hadir sebagai narasumber yang memberikan penjelasan mengenai gejala stroke, pentingnya penanganan segera, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, masyarakat diingatkan untuk mengenali tanda-tanda stroke melalui prinsip FAST, yaitu Face (wajah tampak menurun atau tidak simetris), Arm (kelemahan pada lengan), Speech (kesulitan berbicara atau bicara tidak jelas), dan Time (waktu untuk segera mencari pertolongan medis).

Gejala stroke dapat muncul secara tiba-tiba. Karena itu, apabila seseorang mengalami tanda-tanda tersebut, keluarga atau orang di sekitarnya diimbau segera membawa pasien ke rumah sakit tanpa menunda penanganan. Kecepatan memperoleh pertolongan medis sangat penting untuk mengurangi risiko komplikasi dan kecacatan akibat stroke.

Selain mengenali gejala, edukasi juga menekankan pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak sayur dan buah, serta membatasi asupan garam, gula, dan makanan tinggi lemak. Kebiasaan merokok juga perlu dihentikan karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.

Aktivitas fisik secara teratur, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berolahraga sesuai kemampuan, turut membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Menjaga berat badan ideal, mencukupi waktu istirahat, dan mengelola stres juga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala turut menjadi perhatian dalam edukasi tersebut, khususnya untuk memantau tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Hipertensi, diabetes, serta kolesterol tinggi merupakan faktor risiko stroke yang perlu dikendalikan.

Bagi masyarakat yang memiliki kondisi tersebut, pemeriksaan rutin dan kepatuhan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter sangat penting untuk membantu mengurangi risiko komplikasi, termasuk stroke.

Melalui kegiatan ini, RSUD dr. Zubir Mahmud berharap pasien dan keluarga semakin memahami pentingnya pencegahan stroke melalui kebiasaan sehari-hari, mulai dari menjaga pola makan, aktif bergerak, menghindari rokok, hingga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Peringatan Hari Stroke Sedunia ini juga menjadi momentum bagi RSUD dr. Zubir Mahmud untuk terus memperkuat promosi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui kolaborasi dokter, Tim PKRS, dan petugas poliklinik.

Dengan meningkatnya pemahaman mengenai gejala, faktor risiko, dan pencegahan stroke, masyarakat diharapkan mampu mengenali tanda bahaya lebih awal dan mengambil langkah tepat demi menjaga kesehatan diri serta keluarga.

Post a Comment

0 Comments

Terkini

Close Menu