5.317 KK di Aceh Timur Terima Dana Stimulan Perbaikan Rumah Pascabanjir


Bandarkhalifahnews | Aceh Timur – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengikuti penyerahan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak akibat bencana banjir hidrometeorologi yang digelar serentak secara daring, Jumat, 13 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Pendopo Kabupaten Aceh Timur dan Kantor Camat Lokop, Kecamatan Serba Jadi. Di Lokop, acara dihadiri langsung Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, bersama Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky.

Sementara itu, di pendopo kabupaten, kegiatan diikuti Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, bersama jajaran pemerintah daerah dan perwakilan masyarakat penerima bantuan.

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program pemulihan pascabencana banjir hidrometeorologi di wilayah Sumatera dan Aceh. Secara nasional, kegiatan dipusatkan di Tapanuli Utara dan diikuti daerah terdampak melalui sambungan virtual.

Sementara itu, di Aceh Tamiang, kegiatan dihadiri Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, selaku Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera-Aceh.

Turut mendampingi Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah SE, Dewan Pengarah BNPB Pusat Isroil Samihardjo, Kasatgaswil Aceh Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Safrizal ZA, serta Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Armia Pahmi, MH.

Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

“Pemerintah bekerja keras membantu masyarakat terdampak banjir hidrometeorologi agar kehidupan mereka segera kembali normal,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, termasuk TNI dan Polri, yang dinilai sigap dalam penanganan bencana. Menurutnya, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyampaikan pemerintah daerah telah membentuk tim verifikasi untuk memastikan akurasi data rumah warga terdampak.

“Untuk memastikan keakuratan, kami melakukan verifikasi menyeluruh terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Langkah ini penting agar data yang diajukan benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Berdasarkan hasil verifikasi dan persetujuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah penerima bantuan perbaikan rumah di Aceh Timur tercatat sebanyak 5.317 Kartu Keluarga. Data awal sebelumnya mencapai sekitar 8.417 calon penerima, namun disesuaikan setelah proses validasi.

Nilai bantuan stimulan ditetapkan sebesar Rp15.000.000 untuk kerusakan ringan dan Rp30.000.000 untuk kerusakan sedang per unit rumah.

Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan, sekaligus membantu masyarakat memperbaiki hunian mereka secara mandiri, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi warga terdampak dapat kembali berjalan normal. 

Post a Comment

0 Comments

Terkini

Close Menu